Warning: fopen(/home/sloki/user/t20579/sites/progressio.muhardi.com/www/wp-content/uploads/wpcf7_captcha/.htaccess) [function.fopen]: failed to open stream: Permission denied in /home/sloki/user/t20579/sites/progressio.muhardi.com/www/wp-content/plugins/really-simple-captcha/really-simple-captcha.php on line 301
Fungsi Tes Psikologi | Lembaga Psikologi PROGRESSIO Lembaga Psikologi Progressio
Search
Calender

« January 2019 »
Mo Tu We Th Fr Sa Su
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31      

Fungsi Tes Psikologi

Tes psikologi adalah serangkaian kegiatan pengukuran untuk mendeskripsikan seseorang, baik kemampuan (ability), kepribadian, kecenderungan dan sebagainya. Berdasarkan keputusan yang akan diambil dalam pengukuran, maka tes psikologi mempunyai fungsi sebagai berikut:

Fungsi seleksi

Tes psikologi berfungsi sebagai seleksi jika digunakan untuk memilih individu-individu yang cocok/sesuai dengan kualifikasi yang diharapkan.. misalnya tes masuk suatu lembaga pendidikan atau tes seleksi jabatan tertentu. Berdasarkan hasilh-asil tes psikologis yang dilakukan, pimpinan lembaga dapat memutuskan calon-calon pelamar yang dapat diterima dan menolak alon-calon lainnya.

Fungsi Klasifikasi

Yaitu mengelompokkan individu-individu dalam kelompok sejenis. Misalnya mengelompokkan siswa yang mempunyai masalah sejenis, sehingga dapat diberi bantuan yang sesuai dengan masalahnya. Atau mengelompokkan siswa ke dalam program khusus tertentu.

Fungsi deskripsi

Tes ini berfungsi untuk menjelaskan profil seseorang, baik kepribadian, tingkahlaku, kemampuan, minat dan bakat dan sebagainya

Mengevaluasi suatu treatment

Tes psikologi digunakan juga untuk mengavaluasi suatu treatment/tindakan yang telah dilakukan terhadap seseorang atau sekelompok individu. Ini untuk mengavaluasi sampai tingkat mana keberhasilan treatment yang sudah diberikan. Evalusi ini sangat membantu untuk meneruskan tindakan selanjutnya yang akan diambil.

Menguji suatu hipotesis

Tes psikologi juga bisa digunakan menguji sebuah hipotesis dan asumsi yang ada. Ini dikarenakan, bahwa tes psikologi terbuat/disusun dari sejumlah penelitian yang ilmiah sebelumnya.  Contoh penggunaan tes psikologi untuk menguji hipotesis ini seperti membandingkan hasil eksperimen yang sudah didapatkan dengan tes psikologi yang sudah dibakukan. Jadi hasilnya dapat di compare (membadingkan), ataupun tes psikologi bisa langsung menguji hipotesis dengan menurunkan indicator-indokator dari tes psikologi yang baku.

source : psychologymania

Referensi:

Ki Fudyartanta. 2009. Pengantar Psikodiagnostik. Yogyakart: Pustaka Pelajar

Azwar, Syaifuddin. 2009. Dasar-dasar Psikometri. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Sukardi, Dewa Ketut. 2003. Analisis Tes Psikologis. Jakarta: Rineka Cipta

Did you like this? Share it:

Leave a Reply

Before you submit form:
Human test by Not Captcha
Visitors
  • © 2010-2011
  • Contact: Devi
  • Updated: October 29, 2014
  • Total visits: 127,731
  • Last 24 hours: 1
  • On-line: 0
© 2010-2011 — Contact: Devi — Updated: October 29, 2014 — Total visits: 127,731 — Last 24 hours: 1 — On-line: 0